1/29/09

Masyarakat madani Demi Kepentingan Rakyat

Masyarakat madani atau juga dikenal dengan civil society diharapkan dapat menjadi kekuatan yang membela kepentingan rakyat diluar partai-partai politik yang ada. Hal tersebut diungkapkan oleh Akbar Tandjung ketika menjadi pembicara dalam seminar “Dengan Spirit 100 Tahun Kebangkitan Nasional Kita Sukseskan Silaturahmi Nasional Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Kosgoro”, Selasa (19/8).


“Kita harus memperkuat posisi tawar yang yang kuat melalui basis-basis masyarakat madani atau civil society,” ujarnya. Ia memberikan contoh seperti Kosgoro yang secara struktural tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Sehingga Kosgoro lebih bisa memainkan peranan untuk membela kepentingan rakyat.


Adanya kekuatan yang signifikan pada basis masyarakat madani seperti ini, menjadi kekuatan penekan yang baik kepada partai politik. Kekuatan ini dapat mengultimatum sebuah partai bila dianggap tidak aspiratif terhadap masyarakat.


Masyarakat pun dapat memperjuangkan pandangannya pada partai politik. “Sehingga lebih diperhatikan,” jelas Akbar Tandjung kepada puluhan peserta seminar. Acara yang berlangsung disebuah hotel tersebut dihadiri oleh sesepuh-sesepuh Kosgoro. Dua diantaranya adalah, Hayono Isman dan Bambang Soeharto.


Akan tetapi tidak menutup kemungkinan pula, bahwa individu-individu yang menjadi anggota Kosgoro mempunyai referensi politik. Untuk menentukan dukungan terhadap sebuah kepemimpinan, Kosgoro tetap dapat memegang nilai-nilai yang dianutnya. Yaitu, Tri Darrma.

(gees/www.bangakbar.com)

0 Responses: